Showing posts with label UC1400. Show all posts
Showing posts with label UC1400. Show all posts

Monday, March 30, 2015

Toko Onderdil Mazda Di Bandung

Klik fotonya kalau mau lebih jelas/besar.

KOSAMBI EXPRESS

Jl. Jendral Ahmad Yani No 86-88 (dekat jalan veteran) Bandung, Jawa Barat

Telp : (022) 730-5263
Fax : (022) 731-2928
Toko kosambi ekpress, sebelah selatan jalan A yani. Ini dari arah kosambi
 (arah timur)


Toko kosambi ekpress, sebelah selatan jalan A yani. Ini dari arah bunderan/simpang lima (arah barat).


Toko Sapta Prima Jalan Pungkur

Toko Sapta Prima jalan pungkur, sebelah selatan jalan. Kiri jalan kalau dari arah  lengkong, kanan jalan kalau dari arah kalapa.


Toko Harapan Jaya Jln Banceuy

Toko harapan jaya disebelah kanan jalan


Toko Harapan jaya, akhirnya nemu toko onderdil Mazda yang buka di hari paskah  ini.

Di toko harapan jaya, saya beli kampas rem depan buat MR/Boomer seharga 75 rb, sedangkan kampas rem belakang buat MR/Boomer seharga 85 rb.



Harjo Motor (ada plang MAZDA di depannya) 
Jl Jend Sudirman 186, Kebon Jeruk, Andir
City: Bandung
Postal code: 40181
Phone number: +62.22.6015020
Website: timorharjo.com
Fax: 022 6078064


Harjo Motor





Update ada lagu toko onderdil berlambang Mazda, dua toko ini berdekatan sebelum irian motor :

Abadi Jaya jln kebonjati no 11 

Fiaam jln suniaraja 103

[MAZDA] Ganti Ban Di Darma Ban

Ban boomer saya memprihatinkan, depan kiri GT 165/70 R13 kondisi bagus, kanan depan Achiles 165/70 R13 kondisi baru. Dua ban belakang  GT 165/70 R13, yang kiri bunting/tambalan disamping(kembangan masih bagus/dalam), yang kanan sobek disamping(kembangan masih bagus/dalam). Sedangkan ban serepnya gundul halus :D .

Rencana awalnya mau ganti ban Dunlop buat didepan, dua ban depan lama dioper ke belakang. Sabtu sore ini saya meluncur ke parakan muncang, hendak menengok charade yang kohelnya lepas. Eh iseng2 survey ban di Darma ban di barat IAIN. Ternyata ban Achiles 165/70 R13 Platinum 7 bisa dinego jadi 1 jt untuk 3 buah (335 rb per ban). Balik lagi deh motornya ke rumah mengambil mazda boomernya. Jadilah ganti ban dengan 3 buah Achiles 165/70 R13 Platinum 7. Achiles lama dioper ke belakang,  depan kiri GT 165/70 R13 kondisi bagus jadi ban cadangan. Ban lainnya diganti Achiles 165/70 R13 Platinum 7

Darma Ban

Jl Raya Cipadung 298 Bandung
telp 7800949, 7809049, 081220841704



Setelah dicoba saat pulang, memang maknyus jadinya. Padahal belum spooring, pemilik toko menawarkan spooring dengan laser seharga 60 rb. Tapi saya tolak, sudah terlalu sore.. jadi pasti ngga santai nyepooringnya.

[MAZDA] Catatan Pemeliharaan Mazda Boomer 1993

29 Maret 2013

Ganti kampas rem depan : 85 rb
Ganti kampas rem belakang : 75 rb
Ongkos : 50 rb
Total : 210 rb


20 April 2013

Ganti 3 ban dengan Achiles 165/70 R13 Platinum 7 , biaya 1 juta



17 juli 2013

Kuras radiator, selang atas dilepas biar tuntas. Jadilah jajan selang 35 rb, coolant 25 rb, seal 5 rb. Total 65 rb.



29 juli 2013

Ganti fan belt sendiri. Total 25 rb


8 agustus 2013

Pecah ban di nagrek, ganti ban dalam+ongkos = 65 rb + 10 rb


11 agustus 2013

Ganti ban belakang kiri Achiles 165/70 R13 Platinum 7 + pentil tubeless = 340 rb + 15 rb


25 agustus 2014

Ganti oli mesin dgn prima XP, ganti oli gardan dgn top one, ganti platina, ganti coolant. Total habis 400 rb.

Mengganti Alternator Belt

Sabtu lalu setelah ganti pakai coolant radiator, boomer ditest bermacet-macet pakai AC. Hasilnya malah mengecewakan. Biasanya kalau pakai air biasa, macet + AC maksimal 1/4 skala. Sabtu kemaren malah jadi separuh lebih.  VONIS! Coolant penyebabnya, disinyalir coolant merontokan karat dan bikin mampet saluran radiator. Langsung coolant dikuras, diganti air  mineral yang direbus dulu dan diendapkan. Pemakaian air mineral jelas PH-nya netral, tidak ada asam. Perebusan dilakukan untuk mengoksidasi kandungan mineral yang lalu diendapkan. Jadi dipakai air hasil rebusan tanpa endapannya.

Nah jumat kemarin dipakai lagi ke borma cipadung, berpanas2 di parkiran sekitar 2 jam. Lalu berangkat meluncur ke braga via antapani. Di perjalanan kembali jarum suhu lewat 1/2, bahkan di jalan pesantren lampu accu menyala. Di antapani, ketika suhu hampir maksimal (garis strip putih) mazda boomer pun di pinggirkan. Buka kap mesin, owalah.. alternator beltnya lepas. Air radiator reservoar tinggal 1/3 dan mendidih.

Sekujur fan belt  sudah retak dan pecah

Udah hampir putus

Sempat terpikir untuk kirim SOS ke mazda bandung atau MR90 bandung. Tapi jam sudah 15.30, sudah terlalu sore. Hanya bermodel obeng, alternator belt bisa dipasang lagi (sial, kunci komplit di rumah tidak dibawa). Apakah accu masih ada isinya? Setelah sepanjang perjalanan terpakai untuk menghidupkan mesin tanpa di charge alternator? Dicoba distater sekali langsung jeger nyala, alhamdulilah. Mobil pun putar balik kanan, kembali ke rumah. Alhamdulilah suhu selalu diantara 1/4-1/2 skala.

Sampai dirumah, kembali kap mesin dibuka dan diobservasi cara penggantian alternator belt lalu berkonsultasi dengan teman-teman di grup MR90. Oke ternyata bisa diganti sendiri. Sabtu pagi meluncur ke toko kosambi express belanja alternator belt dan filter bensin. Alternator belt murahhh.. cuman 25 rb. Beli 2 buah, yg 1 buat cadangan atau buat nolongin yg lain. Filter bensin juga cuman 20 rb, ganti sekalian daripada mogok gara2 filter mampet. Alternator belt baru 2x lebih tebal dan 2x lebih lebar !

Belt MITSUBOSHI REMF 1310 panjang 79 cm, effective lenght 787 mm




Berikut prosedur penggantian alternator belt :

1. Lepas dulu AC belt. Kendorkan mur 14 di pully tensioner.


2. Kendorkan klem pully tensioner dengan kunci 10 sampai tensioner dapat didorong keatas dengan mudah dan belt AC terlepas.

pully tensioner dilihat dari bawah

putar kunci 10 berlawanan arah jarum jam

Horee belt AC telah lepas dari pully tensioner. Perhatikan baut  yg dikendorkan lumayan panjang, lumayan bikin pegel karena sambil ngolong

Selanjutnya adalah melepas ac belt dari pully ac dan pully mesin.

3. Kendorkan baut alternator, dorong alternator kearah mesin hingga alternator belt lepas.


Lepaskan alternator belt dari pully mesin, selanjutnya dikalungkan ke daun2 kipas untuk dikeluarkan.

ini foto alternator belt baru dikalungkan ke kipas untuk dipasang
 4. Selanjutnya pemasangan alternator belt baru, kalungkan fan ke kipas radiator dan masukan sampai leher radiator, pasang alternator belt ke pully mesin hingga masuk semua, pasang juga alternator belt ke pully alternator hingga penuh. Nah alternator belt ngga bisa masuk full ke pully kipas, hanya nyantel sedikit. Ngga apa2.


Pegang kepala kipas (jangan daunnya) putar dengan hati2 agar alternator belt semuanya masuk ke pully kipas.

5. Mengencangkan alternator, jungkit alternator dengan setang dongkrak buaya di tangan kanan. Tangan kiri memegang kunci 12 untuk mengencangkan baut 12.


Nah tinggal pasang AC belt, sedikit kencangkan mur 14 di pully tensioner agar pully masih bisa bergerak naik turun. Kencangkan mur 10 sampai AC belt kencang. Lalu kencangkan kembali mur 14 sampai mentok.


Selamat mencoba.

[MAZDA] Memperbaiki Rem Yang Bunyi

Setelah ganti kampas rem, rem malah jadi berisik.. jadi bunyi-bunyian. Pagi hari sebelum mudik kemarin dilakukan pemeriksaan terhadap rem depan. Caranya :

1. Copot roda depan.



2. Cabut 4 buah kawat klip pada 2 plat penjepit. Dorong plat penjepit kesamping dengan obeng hingga lepas jatuh.


3. Cabut tutup-pegangan cakram


4. Kampas rem coba dipasang lagi ternyata susah. Tandanya piston masih nongol menekan, walau tidak direm. Untuk membuktikannya sambil tutup coba dimasukan, kendorkan baut nipple. Minyak rem muncrat.. tutup pun mudah masuk. Kencangkan lagi baut niple-nya.


Disimpulkan piston rem macet, tidak kembali sempurna. Karena kampas baru masih tebal, piston rem yang nongol 1-2 mm bikin kampas nempel cakram dan bunyi. Kemungkinannnya ada 2 :

1. Ada angin dalam minyak rem.
2. Piston kotor.

Karena toko spare-part sudah pada tutup pada lebaran H-2 ini, maka cuma dilakukan pembuangan udara dalam minyak rem. Terbukti banyak gelembung udara saat dikuras. Untuk membersihkan piston kotor harus dilakukan penggantian seal piston. Sementara saat ini, rem hanya berbunyi jika melewati jalan jelek.

[MAZDA] Cara Mudah Setting AFR

AFR adalah Air to Fuel Ratio, perbandingan udara dan bensin untuk karburator. Ada 3 kondisi AFR :

LEAN :
Bensin kurang, akselerasi dan tenaga loyo tapi bensin irit. Ditandai dengan busi berwarna putih.

OPTIMAL :
 Pada AFR yang optimal maka proses pembakaran pun optimal dan mestinya power yang dihasilkan pun maksimal. Ditandai dengan busi berwarna merah bata.

RICH :
Bensin berlebih maka akselerasi lebih bagus, lebih bertenaga, bensin boros. Ditandai dengan busi berwarna hitam.

Disebut cara mudah karena hanya muter2 baut setelan udara sambil lihat RPM meter. Nah susahnya bagaimana mendapat RPM meter ini :D . Untuk RPM meter dapat digunakan pengukur frekuensi pada multimeter atau rpm meter motor yang 3 kabel.

1. Hidupkan mesin. Pasang multimeter pada Hz (DC atau AC sama saja).


2. Pasang kabel hitam (-) multimeter pada (-) accu.Pakai penjepit buaya.


3. Pasang kabel merah (+) multimeter pada coil, jangan yang ke distributor (delco) yah :D.. itu ribuan volt!. Pakai penjepit buaya juga.


Kalau dititik ini tegangan sekitar 11 volt :


Sementara tegangan di accu adalah hampir 14 volt :


Karena males bongkar filter udara yang berarti bongkar strutbar, saya pakai obeng testpen yang panjang:


Awalnya terbaca sekitar 20 Hz, obeng saya putar berlawanan arah jarum jam pelan-pelan. Tapi tidak ada perubahan signifikan.. malah kadang terbaca turun jadi 19-18 Hz. Putaran obeng saya balik, jadi searah jarum jam. Dan benar saja nilai  frekuensi naik terus hingga maksimal sekitar 25 Hz. Saat ditambah pelan-pelan malah turun, saya putar balik setengah putaran dan stabil pada 25 Hz.

Mas dari tadi kok ngomongin Hz,, katanya RPM :p .

Qiqiqiqiqiqi... Hz itu satuan "putaran perdetik" sedangkan RPM adalah "putaran permenit". Mestinya 1 Hz = 60 RPM CMIIW. Terus apakah 20 Hz = 1200 RPM ? Ya kalau untuk silinder tunggal....2 TAK :D. Untuk 4 tak maka 20 Hz = 2400 RPM.

Hz yang terukur adalah signal pulsa/spike yang dikirim ke busi via delco. Untuk 4 silinder dengan asumsi tiap 2 silinder bekerja pada posisi yang sama, maka bisa jadi 20 Hz = 1200 RPM. Wes bingung toh :D .

Intinya penggunaan frekuensi meter hanya untuk melihat perubahan yang terjadi bukan untuk mengukur RPM sesungguhnya. RPM sesungguhnya bisa dihitung sesuai dengan konfigurasi mesin (2 cylinder? 3 cylinder ? 4 cylinder? 2 tak? 4 tak?).

Sementara pada settingan AFR cukup dibutuhkan informasi kenaikan/penurunan putaran mesin. Jadi pada setting AFR bisa saja dilakukan mengandalkan pendengaran. Putaran 20 hz dan putaran 25 hz memang terasa beda sekali bedanya. Masalahnya apakah perubahan 20 hz ke 21, 22 Hz terasa telinga? Apakah penurunan 25 Hz ke 24 Hz terasa di pendengaran? :)

Nah kalau tidak ada multimeter frekuensi dapat digunakan rpm motor yang 3 kabel. 2 kabel terhubung ke (+) dan (-) accu. Satu kabel lainnya pada masukan coil.


Update Senin 27 oktober 2014

RPM = (30 x jumlah langkah x Hz busi x jumlah koil) / jumlah silinder

Untuk mesin 4 tak dengan  1 koil dan 4 silinder maka :

RPM = (30 x 4 x Hz busi x 1) / 4 = 30 x Hz busi

Jadi untuk 20 Hz = 600 RPM dan 25 Hz = 750


[MAZDA] Memperbaiki Vaccum Delco

Dalam perjalanan mudik balik kemarin, disaat mengarungi kemacetan singaparna tasikmalaya pada sekitar jam 4 sore, mobil meloncat-loncat maju saat gas diinjak. Jadi setelah diam macet, maju barang 1 meteran pakai loncat2.. JEDUG.. JEDUG... Tapi kalau sudah jalan lancar apalagi ngebut, mesin normal jalannya. Membran pompa bensin error? Hmm no problem.. ada pompa rotak cadangan sudah terpasang. Sepertinya karburator kotor... oke mobil saya pinggirkan. Saya cek filter bensin.. penuh. Cek karburator oke. Sudah sore menjelang maghrib, alih-alih cari bengkel.. saya putuskan jalan terus ke Bandung. Perjalanan lancar sampai rumah, hanya loncat2 saat mulai bergerak dari tiap diam berhenti.

Sampai di bandung, karburator dilepas(dilepas saja dari mesin, tidak diurai) dan disemprot2 karburator cleaner. Dicoba ke cijambe, mesin normal. Tapi pas balik ke rumah kambuh lagi loncat2. Dibawalah ke bengkel, ealahhh ternyata setelah dicoba dicabut selang vacuum delco, selangnya ditutup kertas.. mesin normal tanpa loncat2 atau jedug2 lagi. Ternyata vacuum delco yang bermasalah! Pergerakan vacuum delco macet saat mulai bergerak.. setelah bergerak vacuum delco bergerak normal lancar.

Sejak itu vacuum delco tidak diaktifkan, enak juga buat jalan saat macet2. Mobil bisa jalan pelan halus. Tapi loyo buat tarikan di gigi 3 dan 4, tidak enak buat perjalanan luar kota. Hari minggu kemaren mau saya ganti vacuum delconya, vacuum delco dicopot terus nyari di toko. Delco tidak saya copot.. males nge-top-nya. Gelar koran dibawah delco buat jaring spi delco. Spi delco sukses dicopot sampai sakit pinggang, tapi giliran nyopot dua sekrup susah karena ruang yg sempit. Sekali mencoba memutar sekrup dan susah, langsung saya hentikan karena bisa sleg kepala sekrupnya. Batal deh rencana copot vacuum delconya. Dengan susah payah spi delco dipasang lagi :D .

Saya berpikir vacuum delco hanya macet saat mulai bergerak, ada sesuatu yang menghambat. Hmmm coba saja bersihkan pakai karburator cleaner. Semprot bagian belakang dan bagian depan.

semprot bagian depan

semprot bagian belakang


Pasang tutup delco dsb, starter mesin. Awalnya sempat jedug2 lagi.. ada 3x. Selanjutnya lancar normal. Ditest keliling kompleks, mesin normal halus. Kamis kemaren dipakai muter2 bandung juga lancar normal. Harga vacuum delco murah sekitar 40 rb-an pakai yg ford laser, kalau yang mazda ori 300-400 rb-an. Cuman repot ngetopnya aja, tapi nanti kalau rusak beneran yah mesti copot delco dan ngetop.

[MAZDA] Memancing Accu Untuk Starter


Motuba minggu kemarin dipake , habis dipake accu nggak dicabut. Hari kamis mau dipakai, distarter NGEK lemah. Dicoba lagi ngek.. Ngek lemah. Pasang ups(charger) ke accu mobil, langsung starter ngga nunggu menitan.. Eh langsung jreng tokcer! Aneh sekali.






Teorinya :

- Starter butuh arus puluhan ampere, makanya kabel aki ke starter gedenya sejempol .
- Arus charger accu adalah 1/10-nya. Kalau accunya 6 AH, berarti arus charger paling 0,6 AH. Oh yah UPS yg dipakai sudah ngga pakai accu kering didalamnya, ups ini memang dipakai buat ngecas aki doang. http://mulyantongeblog.blogspot.com/.../charging-accu...


Jadi mestinya arus dari charger/UPS sangat tidak mungkin cukup kuat untuk memutar starter. Penjelasan yang paling logis adalah, entah bagaimana caranya... arus dan atau tegangan dari charger/UPS membangkitkan/melancarkan arus dalam accu.

Dengan analogi yg sama, mestinya accu mobil bisa dipancing accu motor yang sedang hidup atau dari kabel yg ke aki motor (motor hidup). Selamat mencoba :) .


Tulisan yang berkaitan :